
Dalam upayameningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang mold maintenance, IMDIA kembali menyelenggarakan program Pelatihan Mold Maintenance Basic 2026 yang berlangsung dengan sukses selama bulan Mei 2026. Program pelatihan dilaksanakan dalam dua batch dengan total durasi selama 4 (empat) hari dan diikuti oleh peserta dari berbagai perusahaan anggota IMDIA.
Batch pertama dilaksanakan pada 12-13 Mei 2026 di PT Tri Saudara Sentosa Industri dan diikuti oleh 12 peserta. Sementara itu, batch kedua diselenggarakan 25-26 Mei 2026 di PT Techno Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil menghimpun 26 peserta yang berasal dari berbagai perusahaan anggota IMDIA yang memiliki ketertarikan dan tanggung jawab dalam bidang pemeliharaan serta perawatan mold.
Pada hari pertama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan materi dasar mold maintenance yang disampaikan langsung oleh instruktur yang sudah berpengalaman lama di bidang mold maintenance. Materi yang diberikan mencakup macam-macam mold, karakteristik proses injeksi plastik, mekanisme mold, konsep dasar perawatan mold, identifikasi kerusakan yang umum terjadi, metode perawatan preventif, hingga langkah-langkah penanganan masalah yang sering ditemui di lapangan.
Pada hari pertama tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, sesi pelatihan juga diisi dengan sesi diskusi dan sharing pengalaman antara instruktur dan peserta. Sesi ini menjadi salah satu bagian yang paling menarik karena para peserta dapat berbagi pengalaman selama bekerja, mendiskusikan berbagai kendala yang dihadapi perusahaan masing-masing, serta memperoleh solusi dan sudut pandang baru dari instruktur maupun peserta lainnya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama sesi berlangsung. Berbagai pengalaman nyata yang dibagikan menjadi sumber pembelajaran yang berharga, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja mereka.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan evaluasi materi melalui soal latihan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan pada hari sebelumnya. Setelah sesi evaluasi, peserta mendapatkan kesempatan untuk melakukan kunjungan ke area maintenance mold di PT Tri Saudara Sentosa Industri guna melihat langsung proses pembuatan mold, perbaikan mold, dan perawatan mold yang dilakukan di perusahaan tersebut.


Kunjungan pabrik ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta. Mereka dapat mengamati secara langsung tahapan proses manufaktur mold, memahami standar pekerjaan yang diterapkan, serta memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai pentingnya aktivitas maintenance dalam menjaga kualitas dan umur pakai mold.
Setelah sesi kunjungan, peserta dibagi ke dalam 4 (empat) kelompok untuk mengikuti praktik pembongkaran mold yang telah disiapkan oleh instruktur. Pada sesi ini, setiap kelompok diminta melakukan analisis terhadap kondisi mold, mengidentifikasi permasalahan yang ditemukan, mencari penyebab kerusakan, serta menyusun rekomendasi perbaikan yang tepat.
Melalui kegiatan praktik di workshop ini, peserta dapat mengaplikasikan secara langsung materi yang telah dipelajari sebelumnya. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga melatih keterampilan analisis, kerjasama tim, serta kemampuan komunikasi dalam menyampaikan hasil temuan kepada instruktur dan peserta lainnya.
Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil analisis mereka untuk mendapatkan masukan dan evaluasi dari instruktur. Proses ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai metode troubleshooting dan problem solving dalam aktivitas mold maintenance.
Sebagai tahap akhir pelatihan, peserta mengikuti ujian teori untuk mengukur tingkat pemahaman dan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti program pelatihan. Dari total 26 peserta yang mengikuti pelatihan, hanya 25 peserta yang mengikuti ujian. Seluruh peserta yang mengikuti ujian berhasil memenuhi standar kelulusan yang ditetapkan.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa 100% peserta dinyatakan lulus, sebuah pencapaian yang mencerminkan tingginya komitmen peserta dalam mengikuti setiap rangkaian pelatihan serta efektivitas metode pembelajaran yang ditetapkan selama program berlangsung.
Keberhasilan Pelatihan Mold Maintenance Basic 2026 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kompetensi tenaga kerja di industri manufaktur, khususnya dalam bidang mold maintenance. Dengan kemampuan teknis yang semakin baik, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan keandalan mold, mengurangi downtime produksi, serta mendukung peningkatan kualitas produk di perusahaan masing-masing.
IMDIA mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, instruktur, serta perusahaan tuan rumah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Sampai jumpa pada program pelatihan IMDIA berikutnya untuk terus mengembangkan kompetensi dan daya saing industri mold and dies Indonesia.



