Perkuat Kompetensi Pengoperasian Mesin Injeksi Plastik, 14 Peserta Ikuti Pelatihan Tingkat Pemula

Dalam industri manufaktur plastik, kemampuan melakukan pemasangan dan penurunan cetakan (mold setting) pada mesin injeksi plastik merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikuasai oleh tenaga kerja. Untuk mendukung peningkatan kompetensi tersebut, IMDIA menyelenggarakan Pelatihan Proses Pemasangan dan Penurunan Cetakan pada Mesin Injeksi Plastik Tingkat Pemula yang dilaksanakan pada 19–21 Oktober 2026, dilanjutkan dengan Uji Sertifikasi Nasional pada 26–27 Oktober 2026 di Hi Tech Mold & Die Center. Pelaksanaan Uji Sertifikasi Nasional turut disaksikan oleh Mr. Uchino Tomohiro, perwakilan Ministry of Health, Labour and Welfare (MHLW) Jepang. Kehadiran beliau menjadi bagian dari pemantauan proses sertifikasi sekaligus mencerminkan perhatian terhadap pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri, khususnya di bidang plastic injection dan mold & die.

Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta dari berbagai perusahaan anggota IMDIA, terutama perusahaan yang bergerak di bidang plastic injection. Pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman dasar sekaligus pengalaman praktik secara langsung agar peserta memiliki bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan operasional di lingkungan industri.

Untuk mendukung efektivitas pembelajaran, pelatihan dibagi menjadi dua kelompok yang masing-masing terdiri dari tujuh peserta. Meskipun praktik dilakukan secara bergantian berdasarkan kelompok, seluruh peserta mengikuti pembelajaran teori secara bersama-sama selama satu hari penuh.

Pada sesi teori, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai pengetahuan dasar yang berkaitan dengan proses pemasangan dan penurunan cetakan pada mesin injeksi plastik. Materi yang diberikan mencakup Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), prosedur mutu dan kualitas, penggunaan alat ukur, pengoperasian mesin, gambar teknik, serta pengetahuan dasar lainnya yang mendukung pelaksanaan pekerjaan. Pembekalan ini bertujuan untuk memastikan peserta memahami prosedur kerja, aspek keselamatan, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan sebelum melakukan praktik secara langsung.

Setelah mendapatkan pembekalan teori, peserta melanjutkan pembelajaran melalui praktik langsung. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk mencoba pengoperasian crane serta mesin injeksi plastik secara bergantian sesuai dengan pembagian kelompok.

Dalam praktik ini, peserta tidak hanya mempelajari tahapan pekerjaan, tetapi juga membiasakan diri dengan pengoperasian peralatan yang digunakan dalam proses pemasangan dan penurunan cetakan. Pengalaman praktik menjadi bagian penting karena setiap peserta perlu memahami prosedur kerja yang benar, memperhatikan keselamatan, serta mampu mengoperasikan peralatan sesuai dengan ketentuan.

Meskipun beberapa peserta telah memiliki pengalaman sebelumnya dalam menggunakan crane maupun mesin injeksi plastik, pelatihan ini tetap memberikan kesempatan untuk menyesuaikan kemampuan mereka dengan karakteristik dan sistem pengoperasian mesin yang akan digunakan pada saat uji sertifikasi. Dengan demikian, seluruh peserta memiliki kesempatan untuk mengenali peralatan dan memahami prosedur yang harus dilakukan sebelum menghadapi pengujian.

Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan, peserta melanjutkan ke tahap Uji Sertifikasi Nasional yang dilaksanakan pada 26–27 Oktober 2026 di Hi Tech Mold & Die Center. Uji sertifikasi ini menjadi tahap evaluasi untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta dalam melaksanakan proses pemasangan dan penurunan cetakan pada mesin injeksi plastik sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan.

Melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik langsung, peserta diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi uji sertifikasi serta mampu menerapkan kompetensi yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

IMDIA mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, instruktur, dan assesor atas dukungan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Diharapkan program pelatihan dan sertifikasi ini dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pengembangan industri plastic injection dan mold & die di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *