
Setelah pelatihan Press Design Basic diselenggarakan secara online pada April 2026, IMDIA kembali melanjutkan program pengembangan kompetensi melalui pelatihan Press Design Middle. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari di Yayasan Matsushita Gobel dan diikuti oleh tujuh peserta dari berbagai perusahaan anggota IMDIA.
Pelatihan ini mendapat dukungan dari JETRO dengan menghadirkan Mr. Masaya Tanshin sebagai expert sekaligus pengajar. Selain itu, Bapak Aris Wijaya turut berperan sebagai instruktur lokal yang membantu mendukung proses pembelajaran. Melalui kolaborasi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan desain press die dengan bimbingan langsung dari expert.
Sebelum memasuki materi Press Design Middle, Mr. Masaya Tanshin terlebih dahulu melakukan review terhadap materi Press Design Basic. Tahap ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman peserta mengenai konsep dasar, khususnya perhitungan yang diperlukan dalam teknologi press, sebagai bekal untuk mempelajari materi pada tingkat yang lebih lanjut.
Setelah sesi review, pembelajaran berlanjut pada berbagai tahapan perancangan press die. Materi meliputi proses pendesainan die, analisis product drawing, penyusunan product drawing arrangement, penentuan bentangan dan pengaturan blank (blank arrangement), serta pembuatan gambar proses pressing (strip layout). Peserta juga mempelajari konstruksi dasar die, komponen utama die, pembuatan die drawing, dan pemilihan material die.
Rangkaian materi tersebut memberikan pemahaman mengenai keterkaitan setiap tahapan desain, mulai dari menganalisis kebutuhan produk hingga merancang konstruksi die yang sesuai dengan proses produksinya.
Tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, pelatihan selama lima hari ini juga diisi dengan diskusi interaktif bersama Mr. Masaya Tanshin. Peserta memiliki kesempatan untuk membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan desain press die, bertukar pengalaman, serta memperoleh penjelasan dan masukan langsung dari expert berdasarkan persoalan yang dihadapi.
Selain diskusi, peserta juga melakukan praktik menggambar untuk menerapkan materi yang telah dipelajari. Kegiatan ini membantu peserta memahami proses perancangan secara lebih konkret sekaligus menghubungkan konsep teori dengan penerapannya dalam desain press die.
Kombinasi pembelajaran teori, diskusi, dan praktik menggambar diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan pola pikir yang lebih sistematis dalam menganalisis permasalahan dan menentukan pendekatan desain yang tepat.
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan, peserta mengikuti tes akhir untuk mengevaluasi pemahaman terhadap materi yang telah diberikan selama lima hari. Evaluasi ini menjadi salah satu tahapan untuk mengukur sejauh mana peserta memahami konsep dan tahapan perancangan press die pada tingkat Middle.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memperkuat kompetensi desain press die, meningkatkan kemampuan analisis, serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mendukung kebutuhan desain dan proses produksi di perusahaan masing-masing.
IMDIA mengucapkan terima kasih kepada JETRO atas dukungan dalam menghadirkan expert, kepada Mr. Masaya Tanshin dan Bapak Aris Wijaya atas kontribusi dalam proses pembelajaran, serta kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan baik. Semoga program ini dapat terus mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan kemajuan industri mold & dies di Indonesia.


